Wednesday, May 20, 2026
HomeFinansialRupiah Melemah Akibat Serangan Israel ke Palestina: Analisis Dan Dampak

Rupiah Melemah Akibat Serangan Israel ke Palestina: Analisis Dan Dampak

Pelempahan nilai tukar rupiah dikaitkan dengan serangan yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel terhadap penduduk di Gaza, Palestina. Pengamat mata uang dan Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, menegaskan bahwa pelemahan kurs rupiah dipengaruhi langsung oleh serangan Israel terhadap masyarakat di Gaza. Menurut Ibrahim, serangan tersebut tidak hanya merugikan penduduk Gaza, namun juga memberikan dampak global terkait ketidakpastian ekonomi. Pengemboman besar-besaran yang dilakukan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan sejumlah warga sipil Palestina dan melukai banyak lainnya, termasuk wanita, anak-anak, dan lansia. Pembaruan ketegangan di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan tersebut memperlihatkan bahwa rencana damai semakin terancam. Ancaman tarif timbal balik dari Presiden AS Donald Trump pun turut memberikan ketidakpastian lebih lanjut terhadap ekonomi global, menyebabkan kekhawatiran akan perang dagang dan gangguan ekonomi. Pada penutupan perdagangan hari itu, nilai tukar rupiah melemah sebesar 22 poin atau 13 persen menjadi Rp16.428 per dolar AS. Bank Indonesia mencatat Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menguat ke level Rp16.432 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.379 per dolar AS. Dengan perkembangan ini, pertemuan The Fed dan keputusan bank sentral menjadi fokus utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi yang semakin meningkat. Penyebab utama pelemahan kurs rupiah saat ini tidak hanya tergantung pada faktor global, namun juga disebabkan oleh kondisi politik dan keamanan di wilayah Timur Tengah yang terus mempengaruhi pasar keuangan global.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer