Terminal Terpadu Pulo Gebang telah membuka posko bersama dengan para pemangku kepentingan terkait untuk menerima aduan serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik saat mudik Lebaran tahun 2025. Posko tersebut merupakan gabungan dari berbagai pihak seperti TNI/Polri, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Posko ini menjadi kanal aduan bagi masyarakat, terutama para pemudik, ketika menerima layanan di terminal untuk memastikan perjalanan mudik berjalan dengan lebih nyaman dan aman.
Selain itu, Terminal Terpadu Pulo Gebang juga memiliki posko Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) khusus bagi pemudik perempuan dan anak yang mengalami tindak kekerasan baik di terminal maupun angkutan umum. Posko SAPA ini berlokasi di lantai dua Terminal Terpadu Pulo Gebang dan telah bergabung dengan pos pelayanan kesehatan. Terminal juga akan membuka posko kesehatan gabungan dengan dinas kesehatan selama masa angkutan Lebaran 2025.
Sebelumnya, Terminal Terpadu Pulo Gebang memperkirakan jumlah pemudik pada mudik Lebaran 2025 mencapai 15.000 orang. Terminal juga telah mempersiapkan bus cadangan untuk menanggapi lonjakan jumlah pemudik jika dibutuhkan. Meskipun belum merinci jumlah bus tambahan yang akan disiapkan, Terminal akan menyesuaikan dengan jumlah pemudik yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang. Maka dari itu, posko bersama dan fasilitas lain yang disediakan di Terminal Terpadu Pulo Gebang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik selama masa mudik Lebaran tahun 2025.


