Friday, May 8, 2026
HomeFinansialPotensi Pelemahan Rupiah Akibat Sentimen Negatif

Potensi Pelemahan Rupiah Akibat Sentimen Negatif

Investor sedang menunggu hasil dan pernyataan dari Rapat Dewan Gubernur BI yang dijadwalkan akan berlangsung sore ini. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan bahwa kurs rupiah akan melemah terhadap dolar AS karena adanya sentimen negatif di dalam negeri. Antisipasi terhadap pernyataan BI mengenai sentimen risk off diyakini akan memengaruhi pasar ekuitas domestik yang kemudian mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Pada hari sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan pembekuan sementara perdagangan sebagai respons terhadap penurunan lebih dari 5 persen pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Penurunan tersebut dipicu oleh berbagai faktor seperti kekhawatiran investor terhadap pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, penurunan peringkat saham, dan isu pengunduran Menteri Keuangan Sri Mulyani. Selain itu, kekuatan dolar AS juga turut berperan dalam melemahkan rupiah karena data manufaktur dan perumahan AS yang lebih kuat dari prediksi.

Meskipun terjadi penurunan nilai tukar rupiah, dolar AS masih tetap kuat. Berdasarkan berbagai faktor yang ada, kurs rupiah diperkirakan akan berkisar antara Rp16.400-Rp16.550 per dolar AS. Di awal perdagangan pada hari Rabu, rupiah melemah sebesar 87 poin atau 0,53 persen menjadi Rp16.515 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.428 per dolar AS. Berbagai peristiwa ekonomi baik domestik maupun internasional turut mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer