PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah berhasil menyalurkan modal usaha kepada lebih dari 2,8 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di pedesaan dengan total senilai Rp28 triliun. Pembiayaan ini sangat berfokus pada kelompok perempuan di sekitar 50 ribu desa, dengan mayoritas mitra Amartha bergerak di sektor perdagangan, pertanian, dan industri rumah tangga. Mulai dari Pulau Jawa, ekspansi Amartha juga telah meluas ke Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Kalimantan, serta rencana untuk memperluas ke Indonesia Tengah dan Timur.
Untuk mendukung inklusi keuangan di pedesaan, Amartha merilis platform digital AmarthaFin yang menawarkan berbagai fitur, termasuk Celengan yang memberikan imbal hasil hingga 7,5 persen per tahun dengan minimal penyimpanan dana Rp10 ribu. Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pendidikan anak, bisnis mikro, budidaya, dan peternakan.
Selain itu, Amartha juga menyediakan fitur Agen AmarthaLink untuk memfasilitasi pengguna menjadi agen distribusi produk digital Amartha. Fitur lainnya seperti PPOB (Payment Point Online Bank) juga tersedia untuk memudahkan transaksi pembayaran daring seperti pembelian paket data dan pembayaran tagihan listrik.
Untuk mendukung kegiatan keuangan syariah, Amartha memiliki fitur Zakat dan Donasi yang memungkinkan pengguna untuk menyalurkan zakat dan berkontribusi pada berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dengan berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan, Amartha terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di pedesaan dan memperluas akses keuangan bagi UMKM.


