PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan pekerja perempuan di sektor pertambangan sebagai bagian dari implementasi Diversity, Equity, and Inclusiveness (DEI). Dengan jumlah perempuan yang bekerja mencapai 12 persen dari total karyawan per Maret 2025, MDKA terus meningkatkan angka ini dari tahun sebelumnya. Direktur Sumber Daya Manusia MDKA, Titien Supeno, menjelaskan bahwa perusahaan terus menjalankan program DEI untuk memastikan kesetaraan hak dan pemberdayaan bagi pekerja perempuan.
Salah satu program yang dijalankan oleh MDKA adalah Female Green Operator di Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Tembaga Wetar. Program ini melatih perempuan untuk mengoperasikan alat berat sehingga mereka dapat mendapatkan pekerjaan tetap, terutama bagi masyarakat sekitar tambang. Sementara itu, program Mining Apprentice Program (MAP) yang awalnya fokus pada pemberdayaan perempuan di sekitar tambang, kini diperluas ke wilayah lain di Maluku, telah melatih dan menghasilkan 120 operator perempuan.
Selain program pemberdayaan, MDKA juga terlibat dengan organisasi-organisasi nasional dan internasional yang fokus pada perempuan, seperti Women in Mining & Energy (WiME) dan Indonesia Global Compact Network (IGCN). Perusahaan juga menyediakan berbagai fasilitas dan kebijakan pendukung, seperti ruang laktasi, cuti haid dua hari, dan kesempatan kerja bagi operator perempuan.
Dalam usahanya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan aman, MDKA telah menerapkan kebijakan anti-diskriminasi dan kesetaraan gender. Hal ini termasuk dalam proses perekrutan, penempatan, promosi, kompensasi, dan retensi karyawan. Dengan komitmen kuat terhadap hak perempuan dan implementasi kebijakan yang mendukung DEI, MDKA bertujuan untuk menjadi tempat kerja yang nyaman dan mendukung bagi perempuan dalam berkarir.


