Sebanyak 50 orang sopir bus telah mengikuti tes urine di posko kesehatan mudik Lebaran 2025 di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, menyatakan bahwa tes urine dilakukan secara rutin sejak posko kesehatan dibuka pada 21 Maret 2025. Dalam setiap harinya, sekitar 50 sopir bus menjalani tes urine dan rangkaian pemeriksaan kesehatan lainnya seperti tekanan darah, gula darah, malaria, alkohol, dan lainnya.
Posko kesehatan tersebut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sudin Kesehatan Jakbar, Puskesmas, BNN Provinsi DKI, dan Polda Metro untuk memastikan kesehatan dan kebugaran para sopir bus. Tujuan dari pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini adalah untuk menjamin kondisi kesehatan sopir bus angkutan Lebaran agar tidak terpapar narkoba yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.
Jika hasil tes urine menunjukkan adanya substansi yang positif, maka sopir tersebut tidak diizinkan untuk mengemudikan bus. Mereka yang terindikasi positif akan ditindaklanjuti oleh BNN. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada sopir yang dinyatakan positif hasil tes urine. Selain memeriksa kesehatan para sopir bus, posko kesehatan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan gratis kepada pemudik yang membutuhkan.
Dengan kerja sama yang baik antara berbagai instansi terkait, diharapkan kesehatan dan keamanan seluruh pengemudi dan penumpang bus angkutan Lebaran dapat terjaga dengan baik. Semua tindakan pencegahan ini dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2025 berjalan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.


