Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pesan menjelang pergantian jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini, dengan menekankan tiga agenda strategis yang perlu diperkuat. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menegaskan pentingnya proses pencalonan dan pemilihan Direksi BEI sebagai momentum untuk memperkuat kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia. Menurut Inarno, proses tersebut harus dilaksanakan dengan baik, sesuai prosedur yang berlaku, dan akuntabel. Agenda strategis yang perlu diperkuat mencakup peningkatan integritas dan perlindungan investor, pendalaman pasar, dan memperkuat ketahanan infrastruktur teknologi informasi serta keamanan siber, mengingat proses perdagangan yang semakin digital di pasar modal Indonesia.
OJK juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BEI sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pasar modal Indonesia yang semakin dalam, efisien, berintegritas, dan tangguh. Proses pemilihan direksi BEI untuk periode 2022-2026 dijadwalkan akan dimulai sesuai dengan ketentuan OJK, dengan masa jabatan jajaran Direksi BEI periode tersebut berakhir pada Juni 2026. Jajaran Direksi BEI yang saat ini menjabat antara lain terdiri dari beberapa posisi seperti Direktur Utama, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, Direktur Pengembangan, Direktur Penilaian Perusahaan, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, serta Direktur Keuangan, SDM, dan Umum.
OJK memiliki keyakinan bahwa dengan pemenuhan agenda strategis yang telah ditetapkan, pasar modal Indonesia akan semakin kuat dan kompetitif. Dengan kolaborasi yang terus ditingkatkan antara OJK dan BEI, diharapkan pasar modal Indonesia dapat terus berkembang dan menarik minat investor baik domestik maupun global. Meningkatkan integritas pasar, pendalaman pasar, serta memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan keamanan siber menjadi fokus utama dalam memperkuat kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia. Seperti yang diutarakan oleh Inarno, OJK siap memberikan dukungan penuh untuk proses pergantian jajaran Direksi BEI agar berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.








