Saturday, January 17, 2026
HomeLintas KotaPentingnya Green Governance untuk Mempertahankan Legitimasi Bisnis

Pentingnya Green Governance untuk Mempertahankan Legitimasi Bisnis

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus​​​​​​ Gea berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi untuk mendapatkan gelar doktor dalam Program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Sumatera Utara (USU) pada Kamis (8/1). Disertasinya membahas pergeseran signifikan dalam nilai perusahaan di Indonesia seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Menurut Marinus Gea, nilai korporasi saat ini tidak hanya didasarkan pada kinerja finansial, tetapi juga pada komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggapan terhadap tuntutan pemangku kepentingan.

Isu lingkungan yang semakin mendapat perhatian telah mengubah cara pandang dunia usaha terhadap nilai perusahaan. Dalam disertasinya berjudul “Pengaruh Stakeholder Pressure dan Green Governance terhadap Company Value dengan Mediasi Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance di Bursa Efek Indonesia”, Marinus Gea menjelaskan bahwa volatilitas pasar, perubahan kebijakan pemerintah, dan kesadaran publik terhadap isu lingkungan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam mengukur nilai perusahaan. Nilai perusahaan saat ini tidak hanya tergantung pada profitabilitas, melainkan juga pada bagaimana perusahaan mengelola dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas bisnisnya.

Marinus menyoroti beberapa kasus kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas korporasi dan dampak negatifnya terhadap perusahaan. Dalam konteks tersebut, pentingnya praktik “green governance” dan “sustainability commitment” dalam meningkatkan nilai perusahaan menjadi sorotan utama. Pendekatan baru yang diusulkan oleh Marinus dengan mengintegrasikan stakeholder pressure dan green governance sebagai variabel penting dalam menentukan company value diharapkan akan membawa dampak positif bagi pasar modal Indonesia.

Dengan temuan bahwa komitmen keberlanjutan merupakan faktor utama dalam meningkatkan nilai perusahaan serta pengaruh positif dari green governance dan tekanan stakeholder, Marinus menegaskan arti penting dari praktik keberlanjutan dalam menjaga lingkungan. Selain itu, kesadaran dunia usaha terhadap pentingnya ESG semakin meningkat di Indonesia, didukung oleh regulasi yang ada seperti UU Lingkungan Hidup dan Peraturan OJK tentang Keuangan Berkelanjutan.

Terkait dengan hal ini, Marinus merekomendasikan penguatan regulasi yang mendukung praktik keberlanjutan serta peran DPR bersama pemerintah dalam merumuskan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan. Meskipun kebijakan tersebut mungkin dianggap sebagai beban di awal, namun akan memberikan manfaat besar bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan secara keseluruhan. Daripada melihat praktik keberlanjutan sebagai beban, perusahaan seharusnya mampu melihatnya sebagai investasi strategis yang akan memberikan kontribusi positif bagi semua pihak terkait.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer