Menurut Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, aktivitas penjualan UMKM di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Transaksi daring melalui e-commerce menjadi salah satu indikator yang menunjukkan tingkat aktivitas yang meningkat, terutama melalui laman khusus yang dibuat oleh Kementerian UMKM dan mitra. Sejak Januari hingga Februari, sekitar 3,5 juta transaksi tercatat terjadi melalui laman tersebut, melibatkan ribuan UMKM dengan berbagai produk. Sumatera Barat dan Sumatera Utara mencatat jumlah transaksi yang cukup tinggi, sementara Aceh masih membutuhkan perhatian ekstra karena tingkat operasional yang masih belum optimal. Meski demikian, jumlah produk UMKM dari Aceh terus meningkat, menunjukkan produktivitas dan partisipasi pelaku UMKM yang terus meningkat.
Kementerian UMKM bekerjasama dengan sejumlah platform e-commerce untuk memfasilitasi belanja online khusus dengan produk-produk UMKM dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui layanan “UMKM Sumatera Bangkit”, produk UMKM dapat diakses melalui beberapa platform e-commerce terkemuka seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah dan meningkatkan visibility produk UMKM dari tiga wilayah tersebut. Selain itu, upaya pemulihan ekonomi di Sumatera Barat juga terus dikebut oleh Pemerintah setempat, dengan fokus pada pemulihan UMKM yang terdampak bencana alam. Keseluruhan kolaborasi ini mencerminkan upaya pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung UMKM dan memulihkan ekonomi daerah.


