Friday, May 8, 2026
HomeBisnisHarga Pertamax dan Pertamax Green Stabil hingga Akhir April

Harga Pertamax dan Pertamax Green Stabil hingga Akhir April

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green tetap stabil di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina, meskipun terjadi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026. Menurut laman resmi Pertamina di Jakarta, harga Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan, yaitu Rp12.300 per liter untuk Pertamax dan Rp12.900 per liter untuk Pertamax Green. Namun, terjadi kenaikan harga pada beberapa produk BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex sejak Sabtu, 18 April 2026.

Berikut adalah rincian harga BBM di SPBU Pertamina Jakarta: Pertalite Rp10.000 per liter; Solar subsidi Rp6.800 per liter; Pertamax Rp12.300 per liter; Pertamax Turbo Rp19.400 per liter, naik dari Rp13.100 per liter; Pertamax Green Rp12.900 per liter; Dexlite Rp23.600 per liter, naik dari Rp14.200 per liter; dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter, naik dari Rp14.500 per liter. Selain itu, harga BBM di SPBU BP juga mengalami kenaikan harga untuk BBM jenis solar dengan rincian harga: BP Ultimate Rp12.930 per liter; BP 92 Rp12.390 per liter; BP Ultimate Diesel Rp25.560 per liter, naik dari Rp14.620 per liter.

Sementara itu, SPBU Shell dan Vivo belum mengumumkan perubahan harga sejak perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran pecah. SPBU Shell masih mengalami kelangkaan stok, sedangkan SPBU Vivo mulai mengalami kelangkaan stok untuk BBM jenis solar dan RON 95. Informasi harga BBM di SPBU Shell dan Vivo dapat dilihat pada detail rincian harga masing-masing SPBU.

Terkait regulasi, BPH Migas perketat pengawasan BBM subsidi agar tepat sasaran, sementara Purbaya mengusulkan pemberlakuan insentif bagi motor listrik pada tahun ini. Indonesia juga menduduki peringkat kedua sebagai negara yang tahan terhadap guncangan energi global menurut data dari JP Morgan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer