Saturday, May 16, 2026
HomeBursaIHSG Ditutup Melemah ke Level 7.106,52 pada Senin Sore

IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.106,52 pada Senin Sore

IHSG Ditutup Melemah pada Perdagangan Senin

Pada Senin sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah sebesar 22,97 poin atau 0,32 persen menjadi 7.106,52. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham unggulan juga turun ke posisi 686,74.

Penyebab Pelemahan IHSG

Meskipun awalnya mengalami tekanan jual, IHSG sempat bergerak di zona positif sepanjang hari, namun pada akhirnya mengalami penurunan menjelang penutupan. Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, sentimen domestik turut berperan dalam pergerakan IHSG.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi pasar modal Indonesia, selama terbukti memberikan hasil positif. Inisiatif ini berpotensi berupa pengurangan pajak, sejalan dengan harapan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap stimulus fiskal.

Investasi Asing dan Perkembangan di Pasar Asia

Data investasi asing langsung ke Indonesia di luar sektor keuangan dan migas tumbuh sebesar 8,5 persen secara tahunan menjadi Rp250 triliun pada kuartal I 2026. Mayoritas investasi berasal dari sektor industri logam dasar.

Dari kawasan Asia, mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat pada hari Senin. Investor tampaknya melupakan ketidakpastian diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, serta naiknya harga minyak mentah global. Meskipun demikian, ketidakpastian masih menggelayuti pasar seiring dinamika geopolitik yang terus berlangsung.

Indeks Nikkei 225 dan Kospi ditutup pada rekor tertinggi, sementara keuntungan industri di China juga mengalami kenaikan. Pelaku pasar juga menantikan hasil pertemuan Bank of Japan pada 28 April 2026 yang diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75 persen.

Total nilai transaksi perdagangan saham di BEI mencapai Rp16,57 triliun dengan volume 33,17 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Dari segi pergerakan saham, terdapat beberapa saham yang menguat signifikan seperti JAWA, ESIP, IFSH, BOBA, dan SMMT, sementara saham dengan pelemahan terdalam meliputi HOPE, BABY, KDTN, BRNA, dan ENRG.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer