Saturday, May 16, 2026
HomeBisnisPentingnya Nilai Penguatan SDM dalam Pengembangan Kopdes Merah Putih

Pentingnya Nilai Penguatan SDM dalam Pengembangan Kopdes Merah Putih

INDEF: Penguatan SDM Kunci Sukses Koperasi Desa Merah Putih

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) dalam Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, kualitas SDM, tata kelola, dan sistem pengawasan menjadi faktor krusial dalam kesuksesan program ini.

Risiko Manajer Koperasi

Esther menekankan bahwa risiko terbesar yang perlu diantisipasi adalah ketidakmampuan manajer terpilih dalam mengelola usaha koperasi secara profesional. Dalam implementasi program Kopdes Merah Putih, pemilihan dan pengawasan manajer koperasi menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.

Pemerintah telah membuka rekrutmen sekitar 30.000 manajer koperasi untuk memperkuat kelembagaan dan operasional Kopdes Merah Putih. Namun, Esther memperingatkan bahwa rekrutmen masif ini berisiko memicu kredit macet jika manajemen risiko tidak diterapkan secara baik.

Perlunya Pengawasan dan Evaluasi

INDEF merekomendasikan pelatihan terstruktur untuk pengurus koperasi serta penerapan pengawasan dan evaluasi berbasis digital guna meningkatkan efektivitas operasional koperasi. Mengingat setiap koperasi direncanakan memperoleh pendanaan besar, yakni sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, sistem pengawasan yang kuat sangat diperlukan.

Esther menegaskan bahwa pentingnya tata kelola transparan untuk menjaga akuntabilitas dan mencegah potensi penyimpangan dalam operasional koperasi. Diperlukan juga penguatan pengawasan, koordinasi dengan otoritas terkait, kejelasan regulasi, dan pemanfaatan platform data terpadu untuk memantau kinerja dan risiko koperasi.

Program Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memperkuat distribusi, memperluas akses pembiayaan, serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Namun, perlu peningkatan partisipasi masyarakat agar koperasi dapat berjalan sesuai kebutuhan lokal dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 80.000 unit Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia dengan model usaha terintegrasi berbasis potensi desa. Program ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha berbasis lokal.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer