Jakarta (ANTARA) – Sean Gelael menunjukkan keseriusan penuh pada hari pertama latihan resmi GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika. Dengan memaksimalkan tiga sesi Paid Test berdurasi satu jam masing-masing, pembalap Indonesia ini fokus untuk debut kompetitifnya di lintasan Mandalika.
Simulasi Lomba dan Setelan Mobil
Sean Gelael tidak hanya memburu catatan waktu tercepat, namun lebih kepada memahami karakter lintasan dan menemukan setelan mobil terbaik. Pada sesi pertama, ia bahkan memilih tidak menggunakan ban baru. Ketika satu konfigurasi mobil dinilai cukup menjanjikan, Sean memutuskan mengakhiri sesi lebih cepat untuk persiapan setelan selanjutnya.
Langkah tersebut diambil untuk memberi tim lebih banyak waktu dalam menyesuaikan setelan mobil. Meskipun pembalap lain fokus pada lap time, Sean tetap memperhatikan persiapan balapan dengan seksama. Pada sesi selanjutnya, Sean memakai ban baru namun tetap mengutamakan simulasi lomba.
Latihan Pit Stop
Di samping simulasi balapan, Sean juga berlatih pit stop secara khusus. Sebagai pembalap kategori Silver, ia harus mematuhi aturan berhenti di pit minimal 110 detik, beserta prosedur keluar masuk mobil sebelum kembali ke lintasan. Sean merasa penting untuk berlatih hal ini karena belum pernah mengalami penalti semacam itu sebelumnya.
Race engineer Garage 75, Oscar Jimenez, memberikan pujian atas penampilan Sean dalam menjalankan seluruh program tim dengan baik pada hari pertama kerja sama mereka. Sean memberikan input yang jelas dan mampu menjelaskan apa yang dibutuhkan agar performa maksimal.
GT World Challenge Asia Mandalika akan menyelenggarakan dua balapan berdurasi satu jam pada Sabtu dan Minggu, disiarkan langsung di kanal YouTube GT World. Sean Gelael berharap dapat meraih hasil maksimal dari debutnya di Mandalika setelah kegagalan podium di Imola akibat penalti “unsafe release”.
Copyright © ANTARA 2026


