Pusat Informasi Geopark Rinjani Resmi Diresmikan untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani sebagai langkah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut. Peresmian ini diselenggarakan malam hari dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lombok Timur.
Perjalanan Panjang Menuju Pusat Informasi Geopark Rinjani
Menurut General Manager Geopark Rinjani, Quadro Wicaksono, pembangunan pusat informasi tersebut merupakan hasil perjalanan panjang sejak tahun 2025. Geopark Rinjani berhasil memperoleh green card dari UNESCO untuk masa empat tahun ke depan setelah melalui proses revalidasi yang sukses. Ia menegaskan bahwa semua catatan dari asesor UNESCO telah ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan cepat.
Quadro juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan manfaat Geopark Rinjani bagi masyarakat Pulau Lombok secara menyeluruh. Fokus ke depan adalah pada kualitas kunjungan wisatawan guna menciptakan pariwisata berkelas dunia yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Program Konservasi Kawasan Lingkar Rinjani Melalui Tanaman Kopi
Salah satu program strategis yang diangkat adalah upaya konservasi kawasan lingkar Rinjani melalui penanaman kopi. Rencananya, sekitar 780 ribu bibit kopi akan ditanam untuk memberikan manfaat dalam beberapa tahun ke depan. Langkah ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Sembalun yang telah dikenal sejak lama.
Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menyoroti konsep “makmur mendunia” yang bisa diwujudkan dengan mengoptimalkan potensi yang telah ada. Ia menekankan pentingnya memberikan nilai tambah terhadap potensi yang dimiliki untuk meningkatkan manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik selesainya pembangunan pusat informasi tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian Gunung Rinjani sebagai prioritas utama, melebihi nilai ekonomi. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan Geopark Rinjani.
Peresmian Pusat Informasi Geopark Rinjani diharapkan menjadi langkah signifikan dalam pengelolaan kawasan konservasi dan edukasi, serta mendukung citra Lombok sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang berkualitas.


