Rajawali Medan Menelan Kekalahan dari Kesatria Bengawan Solo
Asisten pelatih tim basket Rajawali Medan, Yosua, mengungkapkan bahwa kekalahan timnya dari Kesatria Bengawan Solo disebabkan oleh kurangnya performa pertahanan yang memungkinkan lawan untuk meraih kemenangan. Menurutnya, pertahanan yang masih rentan menjadi celah menjadi masalah utama yang harus segera diperbaiki. Hal ini terungkap setelah laga antara Rajawali Medan dan Kesatria Bengawan Solo di GOR Universitas Negeri Medan yang berakhir dengan skor 97-110 untuk kemenangan tim tamu.
Kekalahan Akibat Kekurangan Konsistensi Pertahanan Rajawali Medan
Yosua menyatakan bahwa meskipun performa pemain Rajawali Medan cukup baik sepanjang pertandingan, namun kurangnya konsistensi pertahanan terutama dalam transisi dari serangan ke pertahanan menjadi poin lemah yang dimanfaatkan oleh Kesatria Bengawan Solo. Meskipun skor imbang 92-92 tercapai hingga akhir kuartal keempat, namun dalam waktu tambahan, kendala komunikasi dan kesalahan individu membuat mereka kalah. Meskipun demikian, Yosua tetap memberikan apresiasi kepada timnya yang memberikan perlawanan maksimal serta peningkatan dalam akurasi tembakan tiga angka yang mencapai 40%.
Pelatih Kesatria Bengawan Solo, Anthony Garbelloto, menyoroti bahwa meskipun timnya mengalami kesulitan dalam mempertahankan momentum permainan, namun mampu memanfaatkan peluang hingga meraih kemenangan. Garbelloto memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas usaha dan kerja keras yang ditunjukkan selama pertandingan.


