Thursday, June 11, 2026
HomeKriminalitasPPSU Jaktim Ditusuk Pengunjung Usai Tegur: Kronologi & Penanganan

PPSU Jaktim Ditusuk Pengunjung Usai Tegur: Kronologi & Penanganan

Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim) bernama Endri (52) menjadi korban penusukan usai menegur pengunjung di area kantor kelurahan itu.

Insiden Penusukan Petugas PPSU di Jakarta Timur

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Kamis (14/5) sekitar pukul 05.00 WIB. Endri baru saja menyapu sejumlah ruas jalan termasuk Jalan Otista Raya sebelum kembali ke kantor kelurahan untuk melakukan absensi dan beristirahat sejenak bersama rekan kerjanya yang sedang piket.

Menurut keterangan korban, peristiwa bermula ketika seorang remaja memasuki area kantor kelurahan tanpa melepas alas kaki. Endri menegurnya dengan baik demi menjaga kebersihan area yang baru saja dibersihkan.

Namun, teguran tersebut langsung memicu emosi pelaku yang akhirnya melakukan pemukulan dan penusukan terhadap Endri. Korban mengalami luka serius di bagian paha kanan, pelipis, serta bibir yang mengalami pembengkakan dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Usaha Korban dalam Menyelamatkan Diri

Meski terluka parah, Endri berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke ruangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kantor kelurahan untuk menghindari pelaku. Dia juga sempat menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan setelah kejadian.

Pihak medis yang menangani korban mengatakan bahwa luka yang dideritanya cukup dalam dan berpotensi fatal jika terlambat mendapat pertolongan. Endri akhirnya dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Setelah kejadian, pelaku mendatangi korban untuk meminta maaf secara langsung. Endri mengungkapkan bahwa meskipun telah memaafkan pelaku, proses hukum tetap akan ditempuh sesuai dengan aturan yang berlaku.

Penanganan Polisi dan Proses Hukum

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan peristiwa penusukan tersebut dan menyatakan bahwa kasus masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan informasi mengenai motif dan identitas pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar karena terjadi di lingkungan kantor pelayanan publik yang seharusnya aman dan tertib. Polisi berjanji akan menyelesaikan kasus ini secara adil dan transparan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer