Sunday, July 12, 2026
HomeFinansialOptimalkan GPIPS dan Insentif KLM Demi Ketahanan Pangan dan Inflasi

Optimalkan GPIPS dan Insentif KLM Demi Ketahanan Pangan dan Inflasi

BI Optimalisasi Program Untuk Menjaga Ketahanan Pangan dan Inflasi

Bank Indonesia (BI) terus mengoptimalisasi program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi. Dengan mempertahankan tekanan harga yang terkendali, diharapkan daya beli masyarakat tetap terlindungi dan pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

Tekanan Global Menjadi Tantangan bagi Pasokan Pangan Nasional

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menegaskan bahwa ketahanan pangan yang baik, termasuk dalam hal stok dan harga komoditas pangan, merupakan kunci untuk mengendalikan tingkat inflasi. Saat ini, situasi global yang penuh dengan ketidakpastian membawa berbagai tantangan bagi pasokan pangan di Indonesia. Mulai dari volatilitas harga komoditas, pembatasan ekspor, hingga kenaikan biaya logistik dan impor, semuanya berpengaruh pada ketahanan pangan dalam negeri.

Inovasi Pertanian Sebagai Solusi

Untuk merespons kondisi tersebut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menekankan pentingnya inovasi pertanian dari sektor hulu. Dengan pengembangan varietas padi unggulan yang tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, diharapkan pasokan pangan dapat stabil dan harga dapat terkendali.

Selain itu, dalam mengelola pasokan pangan, sinergi antara berbagai lembaga termasuk Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjadi kunci. Intervensi lapangan terus diperkuat melalui koordinasi yang erat antara BI, Bapanas, dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah.

Komitmen Dukungan Dari Berbagai Pihak

Tidak hanya dari pemerintah, dukungan untuk penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi juga datang dari dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, melalui Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya, menegaskan komitmen untuk mendorong penguatan rantai pasok domestik dan harmonisasi regulasi guna mendukung investasi di sektor pangan.

Semua pihak, baik dari pemerintah maupun swasta, berkomitmen untuk bekerja sama demi menjaga ketahanan pangan dan menjaga inflasi tetap terkendali guna mencapai stabilitas perekonomian yang berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer