Pembangunan Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Aceh, Terus Dikejar Pemerintah
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, memastikan pemerintah terus mengupayakan agar proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dapat berfungsi penuh pada akhir Juni 2026. Dalam keterangannya kepada wartawan, Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah dalam selesaikan proyek ini tepat waktu.
Optimisme Pemerintah Meski Terkendala Transportasi Material
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Nagan Raya memanfaatkan lahan seluas 8,1 hektare di Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Meskipun progres pembangunan masih rendah karena kendala transportasi material, pemerintah tetap optimis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Dody Hanggodo menyadari tantangan transportasi material dari Medan, Sumatera Utara, ke Nagan Raya. Jarak tempuh yang jauh dan kondisi jalur darat ekstrem menjadi hambatan utama bagi proyek ini. Meski begitu, pemerintah terus berupaya mencari solusi agar pembangunan berjalan lancar.
Langkah-Langkah untuk Mempercepat Pembangunan
Agar proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Nagan Raya dapat selesai tepat waktu, pemerintah mendorong penggunaan batching plant lokal sebagai alternatif untuk mengatasi kendala pasokan material dari jarak jauh. Meskipun demikian, progres pembangunan telah mencapai 64 persen dan ditargetkan berfungsi sepenuhnya pada akhir Juni 2026.
Meski dihadapkan pada berbagai kendala, pemerintah tetap berkomitmen untuk memprioritaskan pendidikan di daerah ini. Dengan upaya maksimal yang dilakukan, diharapkan Sekolah Rakyat di Nagan Raya dapat segera memberikan manfaat bagi anak-anak setempat.


