Sunday, July 12, 2026
HomeBisnisPembangunan PSEL Bali Dari Danantara dengan Teknologi Teruji

Pembangunan PSEL Bali Dari Danantara dengan Teknologi Teruji

Dimulainya Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali

Perusahaan energi terkemuka, Danantara Indonesia, memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Bali dengan menekankan bahwa teknologi yang akan digunakan telah teruji dan terbukti efektif.

Momen Bersejarah di Bali

Hari ini menjadi momen bersejarah bagi Danantara Indonesia karena dilakukan groundbreaking pertama untuk proyek Waste-to-Energy atau PSEL di Bali. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa inisiatif pengembangan teknologi ini merupakan tanggapan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menangani permasalahan sampah secara cepat dan efisien.

Proyek ini merupakan kerja sama antara PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) untuk mencari teknologi terbaik yang sudah teruji di berbagai negara. Tujuan utamanya adalah mengatasi masalah sampah tanpa meninggalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Transformasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Pandu Patria Sjahrir, CEO PT DIM, menekankan bahwa proyek PSEL Bali akan membawa dampak signifikan terhadap pengelolaan sampah, energi terbarukan, dan perekonomian lokal. Dengan mematuhi standar lingkungan yang ketat, proyek ini diharapkan mampu mengelola lebih dari 500.000 ton sampah per tahun di Bali.

Dari segi lingkungan, PSEL Bali diharapkan dapat mengurangi emisi sampah hingga 80 persen dan mengurangi emisi karbon sebesar 640.000 ton CO2 per tahun. Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu menyuplai energi hijau untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 100.000 rumah di Bali.

Secara ekonomi, proyek ini diestimasi bernilai Rp3 triliun dan diperkirakan akan menciptakan 1.200 lapangan kerja baru, sekaligus mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 80 persen.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer