Wednesday, August 19, 2026
HomeSepakbola9 Rekor Piala AFF Tahan Lama: Indonesia di Daftar

9 Rekor Piala AFF Tahan Lama: Indonesia di Daftar






9 Rekor Piala AFF yang Masih Bertahan Hingga Kini

Piala AFF: Menyusuri 9 Rekor Tak Terkalahkan yang Masih Dikenang

Jakarta (ANTARA) – Kejuaraan sepak bola antarnegara Asia Tenggara, ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026, tengah menjadi sorotan dengan persaingan sengit di antara tim-tim terbaik di kawasan. Turnamen ini berlangsung hingga tanggal 26 Agustus 2026 dengan melibatkan 10 negara yang terbagi menjadi dua grup, memperebutkan empat tiket menuju babak semifinal.

Perjalanan Panjang Sejarah Piala AFF

Pada edisi kali ini, tim nasional Indonesia berada di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Sejak pertama kali digelar pada 1996, ASEAN Championship telah menjadi panggung berbagai rekor dan prestasi di level tim maupun individu.

Rekor-Rekor Menarik Piala AFF

  1. Thailand: 7 gelar juara, menjadi negara paling sukses dalam sejarah Piala AFF.
  2. Indonesia: 6 kali menjadi runner-up, dinobatkan sebagai “Raja Runner-up” turnamen ini.
  3. Teerasil Dangda: 25 gol, top skor sepanjang masa dengan 5 gelar top skor.
  4. Noh Alam Shah: 10 gol dalam satu edisi, rekor gol terbanyak dalam satu turnamen.
  5. Noh Alam Shah: 7 gol dalam satu pertandingan, rekor gol terbanyak dalam satu laga.
  6. Sarach Yooyen: 4 gelar juara, pemain dengan trofi terbanyak.
  7. Indonesia: Kemenangan 13-1, rekor kemenangan terbesar dalam sejarah Piala AFF.
  8. Singapura: 17 pertandingan tak terkalahkan, rekor tak terkalahkan terpanjang.
  9. Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Pamungkas: 13 dan 12 gol, dua legenda Indonesia masuk daftar top skor.

Rekam jejak panjang Piala AFF tidak hanya menawarkan gelar juara, tetapi juga menorehkan berbagai rekor dan prestasi yang menjadi bagian sejarah terkemuka dalam dunia sepak bola Asia Tenggara. Sementara ASEAN Hyundai Cup 2026 berlangsung, mungkin rekor-rekor lama ini akan terus diuji dan bahkan terpecahkan oleh para pemain dan tim yang berlaga, semakin memperkaya tradisi turnamen prestisius di kawasan Asia Tenggara.

Source: ANTARA News

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer