Fenomena Gerhana Matahari Total Tahun 2026
Pada Rabu, 12 Agustus 2026, langit akan kembali diwarnai dengan fenomena gerhana Matahari total. Peristiwa langka ini akan terjadi ketika Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, menutupi seluruh bagian Matahari. Berdasarkan NASA, gerhana Matahari total akan dimulai pada pukul 15.35 UTC, mencapai puncaknya pada pukul 17.47 UTC, dan berakhir pada pukul 19.59 UTC. Namun, tidak semua wilayah di dunia dapat menyaksikan fase totalitas ini.
Jalur Gerhana Matahari Total
Jalur gerhana Matahari total diperkirakan akan melintasi beberapa wilayah utama di belahan bumi utara. Dimulai dari pesisir timur dan utara Greenland, bergerak menuju Islandia, dan melintasi Rusia bagian utara. Selanjutnya, bayangan Bulan akan bergerak di atas Samudra Atlantik dan berakhir di Semenanjung Iberia di Spanyol serta sebagian Portugal.
Spanyol menjadi salah satu negara yang beruntung karena jalur totalitas akan melintasi beberapa wilayah di sana, seperti Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, dan Kepulauan Balearic. Sebagian kecil wilayah Portugal juga akan mengalami gerhana Matahari total, meskipun cakupannya tidak sebesar Spanyol.
Wilayah Lain yang Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari
Di luar wilayah totalitas, negara seperti Inggris Raya, Prancis, Jerman, Italia, negara-negara Skandinavia, Maroko, Aljazair, serta timur laut Amerika Serikat juga dapat menyaksikan gerhana Matahari, namun hanya dalam fase sebagian. Mereka akan melihat sebagian Matahari tertutup oleh Bulan, sehingga langit tidak sepenuhnya gelap seperti pada gerhana total.
Gerhana Matahari total sendiri terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari kontak pertama hingga fase puncak di mana langit menjadi gelap dan korona Matahari terlihat jelas. Jalur bayangan inti Bulan yang relatif sempit membuat hanya sebagian kecil wilayah yang bisa menyaksikan gerhana Matahari secara utuh. Pengamat dihimbau untuk menggunakan kacamata khusus atau alat pelindung saat mengamati gerhana sebagian agar mata tetap aman.


