Wednesday, August 19, 2026
HomeFinansialPeningkatan Tipis Angka Ketimpangan Gini Ratio Menyentuh 0,368

Peningkatan Tipis Angka Ketimpangan Gini Ratio Menyentuh 0,368

Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Indonesia Mengalami Sedikit Peningkatan Menjadi 0,368 Poin

Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya sedikit kenaikan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia, yang diukur melalui Gini Ratio pada Maret 2026 menjadi 0,368 poin atau naik 0,005 dibandingkan kondisi September 2025 yang tercatat sebesar 0,363. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud menjelaskan Gini Ratio memiliki nilai antara 0 hingga 1, di mana semakin mendekati 0 menunjukkan distribusi pengeluaran yang semakin merata, sedangkan semakin mendekati 1 mencerminkan tingkat ketimpangan yang semakin tinggi.

Tingkat Ketimpangan Menurut Wilayah

Berdasarkan wilayah, dijelaskan dia, tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat di perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan. Pada Maret 2026, Gini Ratio di perkotaan tercatat sebesar 0,387, sementara di perdesaan sebesar 0,296. Dibandingkan dengan September 2025, tingkat ketimpangan di wilayah perkotaan maupun perdesaan sama-sama mengalami peningkatan.

Penurunan Jumlah Penduduk Miskin

Sebelumnya, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 430 ribu atau 0,43 juta menjadi 22,93 juta orang pada Maret 2026, dibandingkan September 2025 yang mencapai 23,36 juta orang. Menurut Edy, penurunan jumlah penduduk miskin tersebut sejalan dengan turunnya tingkat kemiskinan nasional menjadi 8,07 persen pada Maret 2026 dari sebelumnya 8,25 persen pada September tahun sebelumnya.

BPS juga mencatat garis kemiskinan nasional pada Maret 2026 mencapai Rp669.235 per kapita per bulan. Angka tersebut meningkat 4,33 persen dibandingkan September 2025 yang sebesar Rp641.443 per kapita per bulan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer