Monday, September 7, 2026
HomeMetroKronologi Meninggalnya Pedagang Cermin di Pejompongan

Kronologi Meninggalnya Pedagang Cermin di Pejompongan






Tragedi Meninggalnya Pedagang Cermin di Pejompongan

Tragedi Meninggalnya Pedagang Cermin di Pejompongan

Pedagang cermin asal Jakarta, Bambang Setiyawan (59 tahun), tragis meninggal dunia setelah terlibat dalam sebuah insiden pada Kamis (27/8) malam. Kejadian ini diawali dengan kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, seperti yang diungkapkan oleh istrinya, Sudarsi (56).

Perjalanan Menuju Tragedi

Pada Kamis sore, Sudarsi masih menemani Bambang berjualan cermin di Pejompongan sampai sekitar pukul 16.30 WIB. Melihat adanya massa yang mulai berdatangan, Sudarsi meminta agar Bambang segera menutup toko lebih awal daripada biasanya jam 18.00 WIB.

Peristiwa Malam Tragis

Situasi semakin memanas setelah anak mereka mengantar seorang teman sakit ke RS Pelni. Di tengah kerumunan massa di sekitar rumah mereka, Bambang kemudian memutuskan untuk keluar rumah, sesuatu yang sering dilakukannya ketika ada keramaian. Namun, ia tak pernah kembali hingga larut malam dan diketahui telah meninggal dunia.

Keluarga akhirnya mengetahui bahwa Bambang telah dibawa ke RS Polri dan diduga telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Proses pemakaman dilaksanakan keesokan harinya di kawasan Kemanggisan Pulo, Jakarta Barat.

Tanggapan Pemerintah Setempat

Sebelumnya, pemerintah setempat turut memberikan dukungan dan mengunjungi keluarga korban untuk memastikan kondisi mereka pasca-kejadian yang mengguncang ini.

Kejadian tragis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Sumber: ANTARA

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer