Pelatih PSIM Yogyakarta Puas dengan Hasil Imbang 1-1 melawan Persita Tangerang
Jakarta (ANTARA) – Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyebut skor imbang 1-1 melawan Persita Tangerang dalam pekan pertama BRI Super League 2026/27 adalah hasil yang cukup adil.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, Persita unggul lebih dulu pada menit ke-49 melalui gol Luquinhas. PSIM kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui gol Adrian Purzycki.
Aspek yang Harus Dibenahi
Pasca pertandingan, Van Gastel mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah aspek yang harus segera dibenahi oleh timnya. Salah satunya adalah permasalahan dalam penguasaan bola.
“Kita lihat di awal laga, kualitas penguasaan bola kami tidak bagus. Saya pikir penguasaan bola adalah salah satu kekuatan kami, tetapi di laga kali ini ternyata justru menjadi kelemahan,” ujar Van Gastel.
Ia menambahkan bahwa gol Persita di awal babak kedua membuat PSIM mengalami kesulitan dalam menemukan ritme pertandingan yang diinginkan. Namun, peran penting dari pemain-pemain cadangan seperti Raka Cahyana, Alwi Fadilah, dan Nermin Haljeta berhasil membawa energi positif bagi tim.
Harapan di Laga Mendatang
Meskipun cukup puas dengan hasil imbang, PSIM sebenarnya mengharapkan lebih dari satu poin di laga perdana sebagai perayaan ulang tahun klub ke-97. Selanjutnya, tim akan bertandang ke Surabaya untuk melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 13 September pukul 19.00 WIB.
Sebagai catatan untuk pelatihan selanjutnya, Van Gastel telah menyoroti beberapa area yang perlu peningkatan, dan dengan semangat tim yang tinggi, PSIM Yogyakarta siap melangkah ke pertandingan selanjutnya.


