Monday, October 5, 2026
HomeSepakbolaGaruda vs Singapura: Misi Balas Dendam di ASEAN Cup

Garuda vs Singapura: Misi Balas Dendam di ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan membuka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menjamu Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk memperbaiki catatan buruk saat terakhir kali menghadapi The Lions di stadion yang sama.

Penantian hampir 18 tahun di SUGBK

Indonesia dan Singapura terakhir bertemu di SUGBK pada 9 Desember 2008, dalam pertandingan terakhir fase grup Piala AFF 2008. Saat itu, Indonesia yang dilatih mendiang Benny Dollo kalah 0-2. Dua gol Singapura dicetak Baihakki Khaizan dan Shi Jiayi.

Singapura ketika itu sedang berada dalam salah satu periode terbaiknya. Mereka diperkuat sejumlah pemain naturalisasi dari Afrika dan Eropa. Setelah hampir 18 tahun, kedua tim kembali bertemu di stadion yang sama, kali ini dalam turnamen yang berada di bawah naungan FIFA melalui FIFA ASEAN Cup 2026.

Laga tersebut juga membawa konteks dari pertemuan terbaru kedua negara. Pada fase grup Piala AFF 2026, 7 Agustus lalu, Indonesia bermain imbang 1-1 di Singapura. Hasil itu membuat Garuda tersingkir secara resmi dari turnamen tersebut.

Rekor keseluruhan memihak Indonesia

Secara keseluruhan, Indonesia memiliki catatan lebih baik dalam 61 pertemuan melawan Singapura di berbagai ajang. Garuda meraih 31 kemenangan, sedangkan Singapura menang 18 kali. Sebanyak 12 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun, persaingan kedua tim dalam Piala AFF sejak 1996 berlangsung lebih seimbang. Dari 12 pertemuan, Singapura mencatat lima kemenangan dan Indonesia baru mengoleksi tiga kemenangan. Empat laga lainnya berakhir seri. Dalam rangkaian pertandingan itu, Indonesia mencetak 14 gol, sementara Singapura mengoleksi 16 gol.

Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia sedikit unggul dengan dua kemenangan. Singapura meraih satu kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang. Statistik tersebut memberi modal kepercayaan diri, tetapi hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa kedua tim di lapangan.

Kekuatan skuad dan absennya sejumlah pemain

Indonesia tidak tampil dengan komposisi terbaik. Kapten Jay Idzes harus absen karena cedera otot paha. Yakob Sayuri juga masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara Dony Tri Pamungkas dicoret dari skuad karena cedera.

Pelatih John Herdman kemudian memanggil Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama untuk melengkapi skuad akhir. Indonesia tetap memiliki sejumlah pemain dengan kualitas individu yang diharapkan mampu memberikan tekanan sejak awal, termasuk para pemain diaspora seperti Kevin Diks Bakarbessy dan kawan-kawan.

Singapura juga kehilangan Ikhsan Fandi karena cedera. Meski demikian, The Lions masih memiliki pemain seperti Hariss Harun, Kyoga Nakamura, Harhys Stewart, dan Ilhan Fandi.

Dengan kekuatan yang relatif berimbang, strategi Herdman, konsentrasi pemain, serta kemampuan Indonesia memanfaatkan dukungan suporter SUGBK akan menjadi faktor penting. Garuda menargetkan awal positif sekaligus tiga poin pada pertandingan pembuka ini.

Seluruh pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 disiarkan melalui EMTEK Media, termasuk Indosiar, SCTV, Moji, Vidio, dan NEX.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer