Monday, October 5, 2026
HomeSepakbolaKasus Manchester City: Kronologi, Dakwaan, dan Ancaman Hukuman

Kasus Manchester City: Kronologi, Dakwaan, dan Ancaman Hukuman

Perkara dugaan pelanggaran aturan finansial Manchester City memasuki fase penentuan. Sejumlah media Inggris pada 25 September 2026 melaporkan klub tersebut dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. Namun, hasil itu belum diumumkan secara resmi dan proses hukum masih berlanjut.

Manchester City masih memiliki hak untuk mengajukan banding. Selain itu, komisi independen yang menangani perkara tersebut belum menetapkan sanksi bagi klub. Karena prosesnya berlangsung tertutup, informasi mengenai putusan 114 dakwaan itu sejauh ini masih bersumber dari laporan media yang mengutip pihak-pihak yang mengetahui jalannya perkara.

Perkara bermula dari rujukan Premier League pada 2023

Premier League merujuk Manchester City ke komisi independen pada 6 Februari 2023. Rujukan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan kompetisi dalam rentang waktu panjang, termasuk persoalan informasi keuangan pada musim 2009/2010 hingga 2017/2018.

Dakwaan yang kemudian dikenal sebagai “kasus 115 dakwaan” mencakup sejumlah aspek. Premier League menuduh City tidak memberikan informasi keuangan secara akurat, termasuk mengenai pendapatan, sponsor, pihak terkait, dan biaya operasional klub. Tuduhan lain berkaitan dengan informasi pembayaran kepada pemain dan manajer.

Klub tersebut juga menghadapi dugaan pelanggaran aturan finansial UEFA, aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR), serta tuduhan tidak bekerja sama secara penuh dalam penyelidikan Premier League. Manchester City membantah seluruh tuduhan dan sejak awal menyatakan memiliki bukti yang mendukung posisi klub.

Sidang berlangsung hampir tiga bulan

Pemeriksaan perkara dimulai pada 16 September 2024 dan berakhir pada 6 Desember 2024. Kasus tersebut ditangani komisi independen yang terdiri atas tiga anggota. Banyaknya dakwaan dan dokumen yang harus diperiksa membuat prosesnya berlangsung kompleks.

Putusan tidak langsung diumumkan setelah sidang selesai. Komisi membutuhkan waktu untuk menyusun hasil pemeriksaan hingga laporan mengenai keputusan tersebut muncul pada September 2026.

Manchester City tetap menyatakan proses Premier League belum selesai. Klub juga diperkirakan menempuh jalur banding atas keputusan yang dilaporkan tersebut. Karena belum ada pengumuman resmi, angka 114 dakwaan yang dinyatakan terbukti belum dapat diperlakukan sebagai putusan final.

Sanksi belum ditetapkan

Jika pelanggaran pada akhirnya dinyatakan terbukti dan putusan tetap berlaku, aturan Premier League menyediakan sejumlah opsi sanksi. Hukuman dapat berupa denda, pengurangan poin, pembatasan atau pembatalan pendaftaran pemain, hingga penangguhan klub dari pertandingan.

Dalam kondisi tertentu, komisi juga memiliki kewenangan untuk merekomendasikan pengeluaran klub dari kompetisi Premier League. Namun, jenis dan berat hukuman tidak otomatis ditentukan oleh jumlah dakwaan. Komisi dapat mempertimbangkan jenis pelanggaran, periode terjadinya, serta putusan atas masing-masing perkara.

Proses banding akan diperiksa oleh badan yang berbeda dari komisi yang menangani perkara awal. Artinya, laporan mengenai 114 dakwaan tersebut belum serta-merta berarti Manchester City akan langsung menerima pengurangan poin, degradasi, atau sanksi lain. Tahap berikutnya bergantung pada penetapan hukuman dan hasil proses banding.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer