Monday, October 5, 2026
HomeBursaIHSG Jumat Menguat Jelang Rilis Data Domestik Pekan Depan

IHSG Jumat Menguat Jelang Rilis Data Domestik Pekan Depan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat dengan kenaikan 27,39 poin atau 0,46 persen ke level 6.036,89. Penguatan tersebut terjadi setelah indeks sempat turun 0,32 persen pada sesi pertama, lalu berbalik positif pada sesi kedua.

Indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 3,08 poin atau 0,52 persen menjadi 595,46. Pergerakan pasar berlangsung menjelang rilis sejumlah data ekonomi domestik yang akan menjadi perhatian investor pada pekan depan.

Investor menanti data ekonomi domestik

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menyebut IHSG masih cenderung berkonsolidasi di sekitar level 6.000. Dalam kajiannya di Jakarta, Jumat, ia memperkirakan indeks bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada kisaran 6.000 hingga 6.200 pada pekan depan.

Sejumlah data yang dijadwalkan terbit antara lain cadangan devisa pada Rabu (7/10), indeks keyakinan konsumen pada Kamis (8/10), serta data penjualan ritel dan penjualan otomotif pada Jumat (9/10).

Pergerakan bursa domestik juga berlangsung di tengah kondisi pasar Asia yang bervariasi dan cenderung melemah. Pelaku pasar masih memantau perkembangan geopolitik, terutama setelah Amerika Serikat mempertimbangkan pengerahan kapal induk dan pasukan tambahan ke Timur Tengah.

Associate Director of Research and Investment Maximilianus Nico Demus mengatakan, rencana tersebut memicu kekhawatiran mengenai kemungkinan eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi itu juga dinilai berpotensi mengganggu pasokan energi regional.

Menurut kajiannya, gangguan terhadap pasokan energi dapat mendorong kenaikan harga minyak. Kondisi tersebut berisiko kembali meningkatkan tekanan inflasi di tengah kekhawatiran konflik yang makin meluas.

Sektor teknologi dan energi memimpin penguatan

Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar, yakni 1,51 persen, disusul sektor energi yang menguat 1,12 persen. Sektor barang konsumen primer naik 0,67 persen, barang baku 0,47 persen, properti 0,4 persen, kesehatan 0,2 persen, dan keuangan 0,2 persen.

Sementara itu, sektor transportasi dan logistik menjadi penekan utama dengan penurunan 1,38 persen. Sektor infrastruktur melemah 0,9 persen, sedangkan sektor barang konsumen nonprimer turun 0,07 persen.

Saham BLTZ, BSWD, ROCK, MBSS, dan STAR tercatat sebagai saham dengan kenaikan harga terbesar. Sebaliknya, ALKA, XBID, CCSI, HOPE, dan FORU masuk dalam jajaran saham yang mengalami penurunan harga terbesar.

Aktivitas perdagangan pada Jumat mencatat volume 120,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,24 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1,614 juta kali. Sebanyak 332 saham menguat, 357 saham melemah, dan 274 saham lainnya tidak berubah.

Di bursa regional, Nikkei turun 0,87 persen, Hang Seng melemah 2,60 persen, dan Straits Times terkoreksi 0,58 persen. Hanya KOSPI yang ditutup menguat, dengan kenaikan 0,46 persen.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer