Saturday, January 17, 2026
HomeHukumProfil Yaqut Cholil Qoumas, Mantan Menag Korupsi Haji

Profil Yaqut Cholil Qoumas, Mantan Menag Korupsi Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), sebagai tersangka kasus korupsi yang merugikan keuangan negara. Meskipun nilai kerugian masih dalam proses penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), keduanya terancam dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa audit bersama BPK masih berjalan untuk menentukan angka kerugian total dalam kasus tersebut. Informasi terbaru mengenai hasil akhir penghitungan kerugian negara dalam kasus kuota haji akan disampaikan setelah pemeriksaan dan penyitaan barang bukti dilakukan untuk memperkuat berkas perkara.

Yaqut Cholil Qoumas adalah mantan Menteri Agama yang terjerat KPK atas dugaan kasus korupsi kuota haji. Lahir di Rembang pada 4 Januari 1975, Yaqut tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin dan memiliki latar belakang keluarga yang religius. Selain karier politiknya, Yaqut juga memiliki riwayat pendidikan yang menempuh berbagai jenjang, termasuk studi di Universitas Indonesia jurusan Sosiologi. Karier politik Yaqut dimulai dari level daerah hingga ke tingkat nasional, di mana ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dan terpilih sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK menyebutkan bahwa Yaqut Cholil Qoumas memiliki kekayaan senilai Rp14.549.729.733 selama masa jabatannya sebagai Menag. Kekayaan tersebut termasuk aset tanah, bangunan, alat transportasi, serta harta bergerak lainnya. Meskipun memiliki utang sebesar Rp800 juta, total kekayaan bersihnya mengalami peningkatan signifikan selama masa jabatannya. Keseluruhan profil dan riwayat Yaqut Cholil Qoumas memberikan gambaran tentang perjalanan karier dan aset kekayaan yang dimilikinya.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer