KAI Menjamin Penanganan Korban Insiden di Bekasi Timur
Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban terdampak peristiwa di Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Perusahaan ini juga telah menyiapkan posko informasi untuk membantu keluarga mendapatkan kabar penumpang.
Fokus Penanganan Korban
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Mereka terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. KA Argo Bromo Anggrek dengan 240 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara penumpang KRL menjadi fokus penanganan.
Hingga saat ini, empat orang meninggal dunia dan 79 orang luka-luka akibat insiden tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di beberapa rumah sakit rujukan di Bekasi.
Koordinasi dan Investigasi
KAI berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dan tim medis untuk memberikan pertolongan kepada korban. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa proses evakuasi dilakukan secara maksimal dengan menjaga keselamatan korban. KAI juga telah menyerahkan proses investigasi kepada KNKT untuk menyelidiki penyebab insiden secara menyeluruh.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. KAI terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin. Proses investigasi KNKT dimaksudkan untuk mengidentifikasi penyebab kejadian dengan lebih mendalam.
Untuk mendukung proses penanganan, KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL sesuai kondisi jalur. Pembatalan perjalanan KA jarak jauh juga dilakukan untuk sementara waktu guna memastikan keselamatan penumpang.
KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan yang terdampak pembatalan, sementara untuk pelanggan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, disediakan layanan bus menuju Stasiun Gambir.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121. KAI akan terus memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan penanganan di lokasi.


