Aliansi Buruh dan Supir Pelabuhan Gelar Deklarasi Damai di Tanjung Priok
Aliansi Buruh dan Supir Pelabuhan (ABSP) menggelar deklarasi damai dan keselamatan kerja dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat. Deklarasi damai tersebut melibatkan 100 buruh dari berbagai unsur organisasi, seperti SPPTKI, PSTTP, Aliansi Jakarta Utara Menggugat, serta Bapegesis yang berlangsung di kawasan Pos 9 Tanjung Priok.
Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, kegiatan deklarasi damai juga diisi dengan pembacaan ikrar keselamatan berkendara di area pelabuhan. Para peserta menyatakan komitmen untuk menjadi pelopor keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak berkendara dalam kondisi tidak baik seperti mengantuk, sakit, atau di bawah pengaruh alkohol dan narkoba. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan sertifikasi.
Penghargaan Terhadap Pelayanan dan Pengamanan
Pihak kepolisian memberikan apresiasi kepada peserta deklarasi atas kesadaran dan komitmen yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Dalam hal ini, perwakilan buruh, Joko Laras Anjasmoro, mengapresiasi pelayanan dan pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan kondusif.
Joko Laras Anjasmoro juga menyoroti pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi buruh dan sopir, serta perlunya fasilitas yang memadai di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, diharapkan adanya perhatian lebih terhadap aspek keselamatan kerja serta pemenuhan fasilitas yang mendukung produktivitas.
Seluruh kegiatan deklarasi damai dan keselamatan kerja yang dilakukan oleh Aliansi Buruh dan Supir Pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Priok telah berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kerjasama yang baik antara aparat kepolisian dan peserta kegiatan menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan acara tersebut.


