Friday, May 8, 2026
HomeBisnisMenteri PKP Kunjungi Calon Penerima BSPS Surabaya

Menteri PKP Kunjungi Calon Penerima BSPS Surabaya

Menteri Maruarar Sirait Tinjau Lokasi Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Surabaya

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan peninjauan langsung di lokasi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai langkah percepatan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program BSPS di Jawa Timur pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan, dengan total penerima mencapai 33 ribu kepala keluarga (KK). Angka ini mengalami lonjakan yang cukup drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 3.000 unit.

Peningkatan Besar Program BSPS di Jawa Timur

Menteri Maruarar Sirait mengungkapkan, “Peningkatannya sangat besar, tahun lalu 3.000, sekarang di Jawa Timur mencapai 33.000 rumah,” saat meninjau langsung lokasi di Surabaya pada hari Minggu.

Setiap penerima BSPS mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta per unit rumah. Dana tersebut terbagi menjadi Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan, dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja.

Dampak Program BSPS terhadap Perekonomian Masyarakat

Menteri Maruarar Sirait menekankan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Dengan asumsi setiap pembangunan rumah melibatkan tiga pekerja, program BSPS memiliki potensi menyerap hingga 99 ribu tenaga kerja.

“Kalau 33 ribu rumah dikerjakan tiga orang, berarti hampir 99 ribu tenaga kerja terlibat. Ini dampaknya besar terhadap ekonomi,” ujarnya.

Selain meninjau BSPS, Menteri PKP juga menyosialisasikan program pemberdayaan ekonomi seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan PNM Mekar. Program ini difokuskan pada pelaku usaha ultra mikro, terutama di kalangan perempuan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer