Bank Indonesia Dukung Pengembangan Talenta Digital dengan Program PIDI-DIGDAYA x Hackathon 2026
Bank Indonesia (BI) terus menguatkan pengembangan talenta digital di Indonesia melalui program inovatif, yaitu “PIDI-DIGDAYA x Hackathon 2026”. Program ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara optimal dan produktif di tengah perubahan ekonomi dan keuangan digital.
Pendidikan dan Pelatihan bagi Generasi Muda
Melalui inisiatif nasional ini, BI memberikan pelatihan dan pendidikan kepada talenta digital muda dalam bidang inovasi digital dan kewirausahaan. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pentingnya memanfaatkan teknologi AI untuk kepentingan yang bermanfaat dan membangun kompetensi teknis generasi muda.
“Ini adalah momentum bagi kita semua untuk berubah, belajar, dan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai kepentingan yang bermanfaat,” ujar Perry Warjiyo.
Transformasi Digital dan Kesiapan Tenaga Kerja
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, juga menyoroti pentingnya persiapan tenaga kerja digital yang mampu mengevaluasi teknologi AI dengan kritis. Dalam era transformasi digital, keterampilan yang berpusat pada manusia seperti kemampuan berpikir kreatif dan analitis, manajemen bakat, kepemimpinan, dan adaptabilitas menjadi kunci.
Diperkirakan hingga 2030, sekitar 170 juta pekerjaan baru akan tercipta di berbagai sektor, namun sekitar 92 juta pekerjaan juga akan terdampak atau hilang akibat digitalisasi. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan yang tidak mudah tergantikan oleh AI menjadi fokus utama dalam mempersiapkan tenaga kerja masa depan.
Peran inisiatif PIDI-DIGDAYA x Hackathon 2026 dalam membangun talenta digital yang handal diharapkan dapat membawa Indonesia menuju ekonomi inovatif yang didukung oleh kecerdasan buatan.
Inovasi yang Menjawab Kebutuhan Nyata Masyarakat
Sementara itu, perusahaan teknologi finansial Flip juga turut berbagi pengalaman dalam membangun inovasi yang berkembang. Melalui pemahaman mendalam terhadap masalah nyata yang dihadapi masyarakat, Flip mampu menyajikan solusi finansial yang relevan dan terjangkau.
Co-Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap kebutuhan pengguna dalam mengembangkan inovasi yang berkelanjutan. Mulai dari memahami biaya transfer antarbank hingga memperluas layanan ke pembayaran harian dan transfer internasional, Flip terus berinovasi untuk menciptakan solusi yang memberikan nilai tambah bagi pengguna.
Menjadi perusahaan teknologi finansial terkemuka di Indonesia, Flip telah berhasil melayani jutaan pengguna dengan berbagai layanan terintegrasi yang memudahkan kehidupan sehari-hari.


