Monday, September 7, 2026
HomeBisnisWamen ESDM: Pertamax Menyesuaikan Harga Pasar Minyak Dunia

Wamen ESDM: Pertamax Menyesuaikan Harga Pasar Minyak Dunia

Wamen ESDM: Harga Pertamax Mengikuti Pasar Minyak Dunia

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax mengikuti harga pasar minyak dunia. Menurutnya, konsep untuk Pertamax adalah mengikuti harga pasar secara langsung.

Rumus Harga BBM Non-subsidi Menurut Pertamina

Pertamina menggunakan rumus tersendiri untuk menentukan harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax. Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah biaya pokok penyediaan (BPP) ditambah dengan margin keuntungan. Hal ini membuat harga Pertamax bisa berubah mengikuti fluktuasi harga minyak dunia.

Pada awal September 2026, Pertamina mengumumkan kenaikan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi, antara lain Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green. Misalnya, harga Pertamax Green naik menjadi Rp19.150 per liter mulai 2 September.

Kenaikan Harga BBM dan Kondisi Pasar Minyak Dunia

Di tengah kondisi pasar minyak dunia yang berfluktuasi, harga minyak mentah Brent global naik hingga mencapai 96 dolar AS per barel. Hal ini dipicu oleh faktor-faktor seperti ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember tercatat dalam kenaikan harga signifikan, mencapai 96,65 dolar AS per barel. Sementara itu, harga WTI untuk pengiriman Oktober juga naik menjadi 92,20 dolar AS per barel.

Lonjakan harga minyak tersebut menjadi pertimbangan penting dalam penyesuaian harga BBM di Indonesia, terutama untuk produk nonsubsidi seperti Pertamax. Di tengah dinamika pasar minyak dunia yang fluktuatif, kebijakan harga BBM harus mengikuti perkembangan global untuk tetap bersaing secara sehat.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer