Bank Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama BRICS
Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan kerja sama konkret antara negara-negara anggota BRICS. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi dan konektivitas pembayaran lintas negara. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas dan memperkuat sumber pertumbuhan dalam menghadapi tengah geopolitik dan fragmentasi ekonomi.
Pertemuan BRICS FMCBG
Sebagai bagian dari pertemuan BRICS FMCBG di Mumbai, India, Destry melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Sanjay Malhotra. Pertemuan ini membahas percepatan kerja sama local currency transaction (LCT) Indonesia–India, local currency bilateral swap arrangement (LCBSA), dan konektivitas pembayaran melalui QR antarnegara. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan komitmen BRICS dalam konektivitas ekonomi dan keuangan yang memberikan manfaat bagi kedua negara.
Komitmen BRICS
Pada pertemuan BRICS FMCBG Kedua, negara anggota yang hadir sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan serta meningkatkan resiliensi dalam menghadapi tantangan global. Isu-isu strategis yang dibahas antara lain penguatan resiliensi dan pertumbuhan, transformasi digital dan AI, konektivitas pembayaran lintas negara, penggunaan mata uang lokal, ketahanan siber, dan keuangan berkelanjutan.
Indonesia menekankan pentingnya menjadikan keberagaman karakteristik negara anggota BRICS sebagai kekuatan untuk membangun kerja sama yang saling melengkapi. Melalui sinergi Bank Indonesia dan Pemerintah, Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam agenda kerja sama internasional untuk mendukung ketahanan ekonomi dan keuangan Indonesia.


