Mercedes-Benz akan menarik tiga model dari jajaran kendaraannya di Amerika Serikat mulai tahun model 2027. Keputusan tersebut mencakup dua kendaraan listrik dan satu kendaraan hibrida plug-in, sekaligus menandai berkurangnya peran lini EQ generasi awal di pasar tersebut.
Tiga model yang tidak lagi dijual
Juru bicara Mercedes-Benz mengatakan kepada Car and Driver bahwa sedan listrik EQE model tahun 2027 tidak akan dipasarkan di AS. Penghentian itu juga berlaku untuk varian performa tinggi Mercedes-AMG EQE.
Model kedua yang akan dihentikan penjualannya adalah Mercedes-Maybach EQS 680 SUV. SUV listrik premium tersebut memiliki harga awal lebih dari 180.000 dolar AS, atau sekitar Rp3,22 miliar.
Selain dua kendaraan listrik itu, Mercedes-Benz juga akan mengeluarkan Mercedes-AMG S63 E Performance dari pasar AS. Mobil tersebut merupakan hibrida plug-in berperforma tinggi dengan harga lebih dari 180.000 dolar AS.
Informasi mengenai perubahan jajaran produk itu dilaporkan Electrek pada Jumat (2/10). Penghentian penjualan tersebut tidak mencakup seluruh model EQS. Mercedes-Benz EQS sedan dan EQS SUV masih akan tersedia di AS, meski keduanya kemungkinan digantikan oleh model generasi yang lebih baru.
Peralihan ke platform MMA
Langkah Mercedes-Benz tersebut berlangsung ketika perusahaan mulai mengalihkan pengembangan kendaraan listriknya dari lini EQ generasi pertama ke model yang dibangun menggunakan platform Mercedes Modular Architecture (MMA).
Platform baru itu digunakan antara lain pada Mercedes-Benz CLA dan SUV GLB generasi terbaru. Berbeda dari sejumlah model EQ sebelumnya, kendaraan listrik baru Mercedes-Benz dirancang dengan tampilan yang lebih dekat dengan mobil bermesin pembakaran internal. Ciri desainnya mencakup grille berukuran besar dan bentuk bodi yang lebih tegas.
Mercedes-Benz CLA EV model tahun 2026 menjadi salah satu model yang telah menggunakan arah baru tersebut. Mobil ini tersedia dalam dua varian, yakni CLA 250+ dengan penggerak roda belakang serta CLA 350 4MATIC dengan penggerak semua roda.
Kedua varian CLA EV menggunakan baterai berkapasitas 85 kWh. Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laporan, kapasitas tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga sekitar 602 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Di pasar AS, Mercedes-Benz CLA 250+ ditawarkan dengan harga mulai 47.250 dolar AS atau sekitar Rp845 juta. Sementara itu, harga awal CLA 350 4MATIC mencapai 49.800 dolar AS, setara dengan sekitar Rp890 juta.
Perubahan tersebut memperlihatkan penataan ulang jajaran kendaraan elektrifikasi Mercedes-Benz di AS. Beberapa model dengan harga tinggi dihentikan penjualannya, sementara perusahaan menyiapkan kendaraan listrik baru berbasis MMA untuk mengisi lini produknya.


