Polda Metro Jaya Tangkap Kelompok Anarkis yang Akan Ciptakan Kericuhan Saat May Day
Polda Metro Jaya telah melakukan upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap sejumlah kelompok anarkis atau perusuh yang berencana menyusup ke dalam aksi buruh di Monas dan di depan Gedung DPR/MPR RI dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang akan digunakan untuk menciptakan kerusuhan saat perayaan May Day.
Barang-Bukti Berbahaya yang Diamankan
Iman Imanuddin menyebutkan bahwa di antara barang-barang yang disita terdapat botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov, beserta bensin atau bahan bakar yang dapat digunakan sebagai komponen pembuat bom molotov tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan paku beton yang direncanakan untuk merusak bangunan atau pembatas beton.
Selain itu, ketapel dengan gotri juga ditemukan yang dipersiapkan untuk menyerang petugas yang sedang bertugas, serta sejumlah senjata tajam lainnya. Seluruh barang bukti tersebut merupakan indikasi nyata persiapan kelompok anarkis untuk melancarkan aksi kericuhan.
Langkah Antisipasi dan Penyelidikan Lebih Lanjut
Pada saat ini, sebanyak 101 orang yang tertangkap tangan membawa barang-barang berbahaya telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah proses pemberian keterangan selesai, mereka akan dilepaskan dan pulang ke rumah masing-masing.
Polda Metro Jaya terus melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya kerusuhan atau tindak pidana. Semua informasi yang didapat dari para tersangka akan dianalisis lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan motif di balik rencana kericuhan saat May Day.
Kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam peringatan Hari Buruh, pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas kerjasama dalam memastikan acara berjalan aman, tertib, dan terkendali. Dengan langkah preventif dan responsif yang diambil oleh Polda Metro Jaya, diharapkan May Day dapat berlangsung tanpa gangguan yang signifikan.


